Tafakkur adalah berefleksi, berfikir, dan menemukan hukum-hukum alam,
sedangkan tadzkir adalah memperoleh penguasaan atas alam. Keduanya, sepanjang
zaman merupakan dorongan-dorongan terpadu seluruh umat manusia. Adalah
keagungan Islam bahwa al-Qur’an dengan perintah yang diulang berkali-kali,
mengandung suruhan untuk bertafakkur dan bertadzkir sebagai kewajiban atas
masyarakat muslim.
Rabu, 03 Juli 2013
Selasa, 02 April 2013
Ibnu al-‘Arabi dan Konsep Wahdatul Wujud
Sejarah mencatat bahwa dalam dunia Islam ada seorang filsuf besar yang
diakui dunia intelektual, beliau adalah Ibnu al-‘Arabi. Nama lengkapnya adalah
‘Abdullah Muhammad bin Ahmad bin ‘Ali al-Hatimi al-Tha’i al-Andalusi, yang
lebih terkenal dengan julukan Muhyiddin (penghidup agama). Ibnu al-‘Arabi
seorang tokoh sufi yang juga diberi gelar asy-Syaikh al-Akbar (Maha Guru),
dilahirkan di Murcia, (Andalusia) Spanyol bagian tenggara, pada 17 Ramadhan 560
H/28 Juli 1165 M.
Kamis, 07 Maret 2013
Euthanasia dalam Perspektif Islam
Tak dapat disangkal lagi, bahwa manusia adalah makhluk Tuhan yang paling mulia. Berbeda dengan makhluk-makhluk lainnya, manusia mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh makhluk Tuhan yang lain. Ia diciptakan dengan ‘tangan Tuhan’ sendiri tanpa perantara, ditiupkan dari ruh-Nya. Malaikat pun diperintahkan untuk sujud kepadanya, bahkan hanya untuknyalah diciptakan semua yang ada di dunia ini agar manusia –sebagai khalifah Tuhan– mampu mencapai kesempurnaan materi dan spiritual demi kemakmuran bumi.
Selasa, 19 Februari 2013
Metodologi Ijtihad ‘Umar bin al-Khatthab
‘Umar bin al-Khatthab adalah seorang sahabat Nabi Saw, yang dikenal paling berani dalam menetapkan hukun secara transaparan, sehingga terkadang nampak menyimpang dari ketetapan nash-nash al-Qur’ān. Namun yang patut ditegaskan bahwa, ‘Umar sangat disiplin dalam mengaplikasikan teks-teks syara‘, disamping juga disiplin dalam merealisasikan kemaslahatan umum dalam kapasitasnya sebagai khalifah, pemimpin negara yang dipilih oleh rakyat.
Senin, 07 Januari 2013
Jadilah Garam
Sebagai seorang muslim, kita adalah garda terdepan dan harakah islamiyah,
yang harus tampil sebagai pemenang dalam medan kehidupan. Namun untuk
merealisasikannya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini hanya
mungkin terjadi, apabila setiap muslim mampu mengoptimalkan dua potensi utama
yang dimiliki, yakni potensi dzikir dan fikir.
Jumat, 23 November 2012
Pidato Bahasa Arab Tentang Isra' Mi'raj
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته .
سيادة رئيس الجلسة ...
أيها الخطباء المكرمون والخاطبات المكرمات ...
الحاضرون والحاضرات رحمكم الله ...
Kamis, 08 November 2012
Jika Anak-Anak Dibesarkan...
Jika anak-anak dibesarkan dengan permusuhan,
mereka belajar berkelahi.
Jika anak-anak dibesarkan dengan ketakutan,
mereka belajar gelisah.
Jika anak-anak dibesarkan dengan rasa iba, mereka
belajar menyesali diri.
Jika anak-anak dibesarkan dengan olok-olok,
mereka belajar rendah diri.
Jika anak-anak dibesarkan dengan iri hati, mereka
belajar kedengkian.
Jika anak-anak dibesarkan dengan dipermalukan,
mereka belajar merasa bersalah.
Jika anak-anak dibesarkan dengan motivasi, mereka
belajar percaya diri.
Jika anak-anak dibesarkan dengan toleransi,
mereka belajar menahan diri.
Jumat, 26 Oktober 2012
Palestina, Negeri Para Nabi (2)
Nabi Musa as.
Ketika Raja Fir’aun memerintahkan tentaranya untuk menangkap Nabi Musa AS, ia melarikan diri ke tanah Madyan yang terletak di dekat teluk Aqaba di selatan Palestina. Disana Nabi Musa berkenalan dengan seorang kakek-kakek yang dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang tua itu bernama Syuaib. Musa pun menikahi putrinya yang bernama Shafurah dengan imbalan mengabdi kepada Syuaib selama 10 tahun.
Ketika Raja Fir’aun memerintahkan tentaranya untuk menangkap Nabi Musa AS, ia melarikan diri ke tanah Madyan yang terletak di dekat teluk Aqaba di selatan Palestina. Disana Nabi Musa berkenalan dengan seorang kakek-kakek yang dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang tua itu bernama Syuaib. Musa pun menikahi putrinya yang bernama Shafurah dengan imbalan mengabdi kepada Syuaib selama 10 tahun.
Rabu, 03 Oktober 2012
Empat Lilin
Ada 4 lilin yang menyala,
Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Sabtu, 04 Agustus 2012
Puasa Ramadhan dalam Sorotan
Pada dasar pengertiannya, puasa berarti menahan dari lapar, dahaga, jima’,
serta hal-hal lain yang bisa membatalkannya, mulai dari terbitnya fajar hingga
terbenamnya matahari. Ritual ibadah dengan bentuk puasa ini bukan hanya
dimiliki oleh umat Islam semata, karena beberapa agama yang lain, terutama
agama samawi sebelum Islam telah mengenal puasa dari ajaran agama yang telah
dibawakan oleh para Nabinya.




